Cara Blok Tethering Hotspot MikroTik Menggunakan TTL Firewall

Dalam jaringan hotspot berbasis MikroTik, salah satu masalah paling sering ditemui adalah user berbagi koneksi (tethering) ke perangkat lain. Hal ini dapat menyebabkan pemborosan bandwidth, penurunan kualitas jaringan, dan kerugian bagi pemilik hotspot.

Untungnya, MikroTik menyediakan solusi yang sederhana, ringan, dan sangat efektif menggunakan teknik TTL (Time To Live) melalui Firewall Mangle.


Apa Itu TTL dan Kenapa Bisa Memblokir Tethering?

TTL (Time To Live) adalah nilai pada paket jaringan yang akan berkurang setiap kali paket melewati satu perangkat (hop).

  • 📱 Perangkat langsung ke hotspot → TTL normal
  • 📱 Tethering ke perangkat lain → TTL berkurang

Dengan memaksa TTL menjadi 1, paket dari hasil tethering akan langsung mati sebelum mencapai internet.


Script MikroTik untuk Blok Tethering Hotspot

Gunakan script berikut di Terminal MikroTik. Script ini akan mengubah TTL semua trafik keluar dari interface LAN.


/ip firewall mangle
add action=change-ttl chain=postrouting new-ttl=set:1 out-interface=LAN passthrough=no
  

Catatan: Pastikan out-interface disesuaikan dengan interface LAN atau hotspot kamu (contoh: bridge-hotspot, ether2, dll).


Kelebihan Metode TTL Mangle

  • ⚡ Ringan, tidak membebani CPU
  • 🔒 Efektif memblokir hotspot sharing
  • 🛠️ Tidak perlu aplikasi tambahan
  • 📶 Cocok untuk ISP kecil & warnet

Apakah Semua Tethering Bisa Terblokir?

Metode ini sangat efektif untuk mayoritas perangkat Android dan router kecil. Namun, pengguna tingkat lanjut bisa saja menggunakan:

  • VPN dengan manipulasi TTL
  • Custom ROM
  • Router dengan pengaturan lanjutan

Untuk keamanan maksimal, metode TTL ini sebaiknya dikombinasikan dengan:

  • Limit device per user hotspot
  • Firewall filter tambahan
  • User profile & rate-limit

Penutup

Dengan teknik Firewall Mangle TTL, kamu bisa menjaga jaringan hotspot MikroTik tetap adil, stabil, dan aman. Metode ini banyak digunakan oleh ISP, RT/RW Net, hingga hotspot komersial.

Semoga artikel ini membantu! 🚀 Jangan lupa cek artikel networking lainnya untuk optimasi MikroTik lebih lanjut.