Cara Membuat Database, Export & Import MariaDB Lewat CLI (Lengkap dan Mudah Dipahami) MariaDB adalah salah satu database server yang paling banyak digunakan...
Cara Membuat Database, Export & Import MariaDB Lewat CLI (Lengkap dan Mudah Dipahami)
MariaDB adalah salah satu database server yang paling banyak digunakan untuk website, termasuk Laravel, WordPress, dan berbagai aplikasi web lainnya. Pada artikel ini, kita akan membahas cara membuat database, memberikan hak akses user, serta melakukan export dan import database MariaDB melalui Command Line (CLI).
1. Cara Login ke MariaDB Melalui CLI
Buka Terminal (Linux) atau CMD (Windows/Laragon), lalu jalankan perintah berikut:
mariadb -u root -p
Penjelasan:
- -u root → Login sebagai user root
- -p → Sistem akan meminta password
Jika berhasil login, tampilan akan berubah menjadi:
MariaDB [(none)]>
2. Cara Membuat Database Baru di MariaDB
Setelah berhasil login, buat database dengan perintah berikut:
CREATE DATABASE namadatabase;
Contoh:
CREATE DATABASE manage_service;
3. Cara Memberikan Hak Akses (Grant Privileges)
Setelah database dibuat, berikan hak akses ke user agar bisa digunakan.
Akses untuk Localhost (Disarankan untuk Keamanan)
GRANT ALL PRIVILEGES ON manage_service.* TO 'root'@'localhost' IDENTIFIED BY 'passwordanda';
FLUSH PRIVILEGES;
Akses dari Semua IP (Remote Access)
GRANT ALL PRIVILEGES ON manage_service.* TO 'root'@'%' IDENTIFIED BY 'passwordanda';
FLUSH PRIVILEGES;
Catatan: Untuk keamanan server production, sebaiknya jangan gunakan user root untuk aplikasi.
4. Cara Export Database MariaDB (Backup)
Untuk melakukan backup database, gunakan perintah mysqldump:
mysqldump -u root -p manage_service > manage_service_backup.sql
Penjelasan:
- Perintah ini akan membuat file backup bernama manage_service_backup.sql
- File akan tersimpan di folder tempat kamu menjalankan perintah
Catatan penting: Jangan gunakan perintah mariadb untuk export. Gunakan mysqldump.
5. Cara Import Database MariaDB (Restore)
Sebelum melakukan import, pastikan database sudah dibuat terlebih dahulu.
mariadb -u root -p manage_service < manage_service_backup.sql
Penjelasan:
- Tanda < berarti memasukkan isi file backup ke dalam database
- Pastikan nama database sesuai
6. Cara Membuat User Database yang Lebih Aman (Rekomendasi)
Untuk keamanan yang lebih baik, buat user khusus untuk aplikasi:
CREATE USER 'appuser'@'localhost' IDENTIFIED BY 'passwordku';
GRANT ALL PRIVILEGES ON manage_service.* TO 'appuser'@'localhost';
FLUSH PRIVILEGES;
Dengan cara ini, aplikasi tidak menggunakan user root sehingga lebih aman.
Kesimpulan
Mengelola database MariaDB melalui CLI sebenarnya cukup mudah jika memahami perintah dasarnya. Berikut ringkasannya:
- Login MariaDB →
mariadb -u root -p - Buat database →
CREATE DATABASE namadatabase; - Berikan akses →
GRANT ALL PRIVILEGES... - Export database →
mysqldump -u root -p database > backup.sql - Import database →
mariadb -u root -p database < backup.sql
Dengan memahami langkah-langkah di atas, kamu bisa melakukan backup dan restore database dengan aman dan cepat melalui Command Line.